Kamis, 17 Mei 2018

Pedihku Kala Semesta Memadamkanmu | Lil P Journey


Aku meraba, tapi tak ada rasa sakit dimanapun
Tapi ngilu itu tetap hadir
Bahkan sebelum gelap selalu ada senja. Bukan tiba-tiba
Sebelum hujan, juga ada awan mendung yang menggantung di langit. Bukan seketika

Jika manusiawi adalah tentang pertemuan dan perpisahan, maka wajarlah ketika semua ‘penasaran’ itu usai, maka akan diakhiri dengan ‘hilang’

Lalu dalam sekejap alam dan konspirasinya memporak-porandakan daratan taman bermain dengan bianglala raksasa yang telah membawa kita menuju senja

Beri kisah kita sedikit waktu agar ku dapat merangkai sajak tentang senja dan tatapanmu, tentang fajar dan senyummu, tentang semesta dan pemikiranmu

Ketika seorang petualang lupa jalan pulang, mungkin dia sedang lupa bahwa dia masih di atas bumi

Dan obat dari semua beban berat itu adalah bepergian ke pantai atau gunung atau secangkir kopi dan coklat panas di kedai kecil sudut kota

Jika kelak aku tak kembali, bisa saja aku telah menetap pada sebait kalimat penuh khitmat dalam rumah yang ku namai “keluarga”. Selamat hari Senin

PS

0 comments:

Posting Komentar

Terimakasih telah berkunjung. Kritik dan saran silahkan tulis di kolom komentar ya ^^ yang mau ngajak ngopi bareng juga bisa *eehh